Kamis, 21 Agustus 2014

Perubahan Untuk Awal Yang Baru



Perubahan Untuk Awal Yang Baru

Pagi ini sangat cerah tetapi Kirana masih sibuk dengan pikirannya sendiri. Ia tahu bahwa dua hari lagi waktu ujian akan tiba, dan ujian adalah hal yang sangat penting baginya. Sebuah ujian kelulusan yang telah menyita waktunya untuk belajar keras dan juga berkonsentrasi pada studinya. Masa SMA akan berakhir sebentar lagi dan setelah pengumuman kelulusan nanti…menunggu bulan-bulan kedepan, ia pun resmi menjadi mahasiswi.
Setelah menghela napas panjang, ia pun membereskan kamarnya, lalu pergi ke ruang makan untuk sarapan.
“Selamat pagi, Mama,”ujar Kirana
“Pagi, Sayang. Sudah siap menjalani harimu?”tanya ibunya.
“Tentu saja aku sudah siap, Mama…wah…mama masak makanan kesukaanku! Terima kasih, Ma,”ujarnya penuh sayang.
“Sama-sama…ada ulangan untuk hari ini?”
“Tentu saja, Ma…aku kan sudah di tahun terakhir…ada ulangan Geografi dan Bahasa Inggris…doakan aku ya, Ma!”
“Tentu, Mama selalu mendoakan yang terbaik untukmu, Kirana…”
Setelah selesai sarapan dan membantu ibunya, Kirana pun berangkat menuju sekolahnya. Sekolah Kirana adalah sekolah yang hijau dan juga asri, suasana yang sangat memungkinkan bagi para murid untuk berkonsentrasi dalam belajar.
“Wah…Mbak Kirana rajin sekali ya…pagi-pagi sudah dating,”sapa Pak Satpam.
“Tentu saja pak…saya kan sudah kelas tiga…hehehe…harus lebih rajin! Mari, Pak…”
Dengan langkah riang ia berjalan menuju ke kelasnya. Beberapa temannya sudah datang juga.
“Hai, Kirana!”sapa mereka berbarengan.
“Hai, teman-teman!”sapanya ceria.
Teman-teman yang ada di kelas ini sama dengan teman-temannya di kelas sebelas dulu. Dulunya, Kirana anak yang menganggap sekolah hanyalah sebagai selingan semata, bukannya suatu kewajiban pokok. Ia tidak terlalu peduli dengan sekolahnya dan lebih sering bermain daripada belajar.
Ia juga sering terlambat datang masuk sekolah karena malamnya ia begadang bermain game di komputer tanpa kenal waktu.
Dan setiap ulangan lisan pun, ia jarang lulus karena konsentrasinya pecah terganggu: Ia sibuk dengan dunianya sendiri.
Tapi untunglah, Kirana telah tersadar. Saat hasil UTS Ganjil dibagikan, hal itu menjadi tamparan keras buatnya. Dia yang biasanya mendapat nilai bagus kini harus merasakan bagaimana rasanya mendapat nilai-nilai seperti itu.
Ia pun bertekad untuk kembali fokus dalam belajar dan juga focus dalam studinya. Ia ingin sukses dan meraih impiannya.
Sebuah perubahan telah terjadi pada Kirana tahun lalu. Ia sangat menyesal atas apa yang ia lakukan terdahulu, termasuk tidak mendengarkan nasihat dari orangtua dan juga guru-gurunya. Di tahun terakhir ini, ia menjadi orang yang lebih baik.

0 komentar:

Posting Komentar

 

Starry Nights' Thoughts Template by Ipietoon Cute Blog Design