Halo, semua. Maaf
karena saya jarang menulis postingan disini. Baiklah, kali ini saya akan
membahas tentang kunjungan saya dan teman-teman seangkatan saya ke Pulau Bali.
Ya. Pulau Bali merupakan salah satu pulau dan juga provinsi dari Republik
Indonesia.
Kami semua berangkat dari rumah masing-masing pada pukul
08.00 WIB untuk berangkat menuju sekolah. Kami baru berangkat pukul 10 lebih. Perjalanan panjang nan melelahkan ini pun
dimulai…
Kami makan siang di RM. Surya Saradan, serta makan malam
di RM. Tongas Sari. Bus saya, Bus 4 bernomor polisi (seingat saya) K 1677 EM.
Bus-nya extremely awesome, jika kalian minta pendapat saya :P
Namun sayangnya, kami
tidak bisa sebus dengan teman-teman sekelas, seperti waktu sekolah menengah
pertama dulu. Tak masalah, yang penting kita bisa bertemu lagi ^^
Pada hari Rabu, tepatnya pukul 05.00 WITA (Waktu
Indonesia Tengah, GMT +8), kami semua sampai di Pelabuhan Gilimanuk. Kami
langsung mencari bus masing-masing, lalu melanjutkan perjalanan menuju RM
Bidadari.
Acara selanjutnya, kami
mengunjungi tanah lot. Kami semua langsung disambut oleh teriknya sinar
matahari yang terasa hangat di kulit (bagi yang tidak ingin terbakar, jangan
lupa pakai sunblock :p).
 |
| Tanah Lot |
Birunya warna air laut sangat kontras dengan warna biru
langit. Cuaca cerah, angin sepoi-sepoi, dan juga deburan ombak yang menghantam
karang merupakan pemandangan yang sangat indah. Waktu kunjungan kami ke Tanah
Lot sudah habis. Kami lalu melanjutkan ke Museum Bajra Sandi.
Museum ini memiliki tiga tingkatan. Tingkatan pertama
berisi lukisan pahlawan di masa penjajahan dahulu. Tingkat kedua berisi diorama
Sejarah Bali. Sedangkan yang ketiga? Saya tidak tahu karena papan pengumuman
yang ada di dasar tangga jelas-jelas melarang pengunjung yang sedang menstruasi
untuk naik ke atas.
 |
| Bajra Sandi |
Setelah berkeliling dan juga mengambil foto, kami semua
melanjutkan perjalanan menuju Kertalangu untuk makan siang, dan dilanjutkan ke
Desa Adat Panglipur.
 |
| Di Desa Adat Panglipur |
Desa Adat Panglipur merupakan destinasi terakhir kami di
hari kedua ini. Kami selanjutnya meneruskan perjalanan ke Hotel Made Bali. Kami
lelah sekali, dan berkali-kali tertidur saat perjalanan (karena macet). Kami
mengistirahatkan tubuh sejenak, membeli makanan ringan untuk bekal perjalanan
selanjutnya (ada juga yang dimakan saat itu juga), lalu bermain ke kamar teman
(tentu saja kamar anak perempuan). Saya sekamar bertiga dengan kedua teman
saya-Istiq dan Maran. Kami mendapat kamar 114 yang (untungnya) berada di lantai
dasar. Jadi, kami dapat dengan mudah membawa koper serta bawaan kami yang
lainnya.
Setelah memulihkan energi, kami semua bangun pagi-pagi
sekali, mandi, menonton berita (sayang sekali saya tidak sempat menonton
pertandingan antara FC Bayern Muenchen dan Juventus. Saya mendukung Die Roten,
tentu saja. Maaf! Habis saya capek sekali).
Kami semua hari ini memakai seragam identitas sekolah
kami, batik berwarna hitam-putih dengan bawahan hitam. Rencana pagi ini, kami
akan mengunjungi Unit Pengolahan Limbah Suwung.
Setelah berkunjung ke unit
pengolahan limbah ini, tujuan kami selanjutnya adalah Tanjung Benoa. Di sana,
ada berbagai macam permainan air seperti banana boat, flying fish, dan lain
sebagainya. Saya dan teman-teman saya memilih untuk berkunjung ke Pulau Penyu.
Kami semua dikenai biaya tambahan perorangnya sebesar Rp 45.000,00. Tetapi
sebelumnya, kami harus mendaftar dulu. (Keterangan tambahan J tiap-tiap kelompok
yang mau menyeberang maksimal harus
sepuluh orang. Yah, kalau kalian bisa membaca pikiranku, kalian akan tahu
kenapa…)
Deburan ombak yang keras menghantam
sisi perahu kami. Itu tidak membuat kami takut. Itu justru membuat kami
menjerit kegirangan. Air laut yang asing menyiprati rambutku, membuatnya
semakin tidak awesome dipandang :p
Oke, sebelum masuk ke dalam pulau,
kami dikenai biaya tambahan sebesar Rp 5.000,00. Ada banyak fauna yang terdapat
disini. Khususnya, tentu saja penyu. Mereka semua manis sekali :D. Di dalam
Kolam Penyu, ternyata juga ada ikan yang suka memakan sel-sel kulit mati kita (saya
lupa namanya apa :p)
Selain penyu, ada juga fauna
lainnya, seperti elang, burung rangkong, ular, kelelawar, dan juga biawak. Tak
lama setelah kunjungan ini, kami semua kembali lagi ke Tanjung Benoa.
Destinasi selanjutnya: Garuda Wisnu
Kencana (GWK). Titik-titik air hujan mulai berjatuhan, langsung saja saya dan
teman-teman mencari tempat berteduh terdekat. Setidaknya, kami semua tidak
basah kuyup.
Kami lalu berangkat menuju Jogger.
Keenam bus kami parkir di sentral parkir, sementara kami semua diangkut menuju
lokasi menggunakan komotra. (Jangan hilangkan tiketmu. Saya serius…)
Sisanya, kami tinggal jalan sedikit,
dan sampailah di Jogger. Kami hanya diberi waktu sebentar untuk berbelanja.
Ditambah jumlah pengunjung yang banyak, rasanya jadi mustahil sekali untuk bisa
berpikir jernih dan memilih barang yang tepat. Tapi, alhamdulillah, saya
mendapatkan barang-barang yang cocok untuk keluarga saya J
Sayang sekali! Hari ini kami batal
mengunjungi Pantai Kuta. Banyak sekali anak-anak yang bertampang masam hari itu
(peace, sist and bro! Just kidding :p).
Sekarang hari Jumat (sebelumnya maaf
sekali kalau waktunya agak tertukar-saya agak lupa, sih :p T_T. Tidak sinkron
dengan judulnya sama sekali…). Kami check out, sarapan (beberapa siswa
nampaknya masih dalam mood yang tidak
bagus), dan pergi lagi…kali ini menuju Pasar Seni Sukowati.
Sebelum belanja, kami disarankan
untuk menawar barang seharga sepertiga dari harga awal. Tapi jangan terlalu
rendah juga. Dan, jangan sampai batal membeli. Ada beragam barang yang dijual
di pasar ini, mulai dari pie susu, kacang ove, kacang bali, kacang disko, salak
bali, lukisan, patung, sandal, pakaian, tas, aksesoris, dan lainnya. Walhasil,
kompartemen bagian atas tempat duduk kami penuh dengan oleh-oleh.
Ternyata, berbelanja melelahkan
juga, ya…hahaha
Kami mengunjungi Pantai Sanur. Agak
terlambat dari jadwal, sebenarnya.
Selanjutnya, kami menuju Bedugul.
Untuk mengunjungi danau-nya yang terkenal, tentu. Sayangnya gerimis lagi…
Kami makan siang sejenak disana,
lalu berfoto bersama kelas kami. Tak lupa, kelas saya yang dulu, XE, juga
mengadakan foto bersama. Saya salut sekali dengan kekompakan XEummungudh ini
>///<. Kita memang lebih dari teman, dan benar-benar seperti saudara :)
Tempat
terakhir di Pulau Bali yang kami kunjungi adalah Pelabuhan Gilimanuk. Saya benar-benar
paranoid sekali saat itu. Terima kasih untuk teman-teman saya: Istiq, Maran,
Ifa, dan Maya yang telah berbaik hati mau menemani saya ^^
Karena tidak bisa duduk tenang,
akhirnya saya berdiri sambil memandang laut. Saya dan Maya bercerita seru tentang
Avatar: Legend of Korra, mulai dari jati dirinya, jalannya cerita, dan elemen
yang ingin kami kendalikan (andai saja bisa, pasti seru sekali ^^). Tak terasa,
kami sudah sampai Pulau Jawa lagi.
Sekian perjalanan saya. Mohon maaf
apabila terdapat kesalahan yang tidak disengaja. Mohon memberikan komentar
anda. Terima kasih/Muchas Gracias/Merci Beaucoup/Vielen Dank!