Selasa, 23 April 2013

An Unforgottenable Memories!

            Halo, semua. Maaf karena saya jarang menulis postingan disini. Baiklah, kali ini saya akan membahas tentang kunjungan saya dan teman-teman seangkatan saya ke Pulau Bali. Ya. Pulau Bali merupakan salah satu pulau dan juga provinsi dari Republik Indonesia.
            Kami semua berangkat dari rumah masing-masing pada pukul 08.00 WIB untuk berangkat menuju sekolah. Kami baru berangkat pukul 10 lebih. Perjalanan panjang nan melelahkan ini pun dimulai…
            Kami makan siang di RM. Surya Saradan, serta makan malam di RM. Tongas Sari. Bus saya, Bus 4 bernomor polisi (seingat saya) K 1677 EM. Bus-nya extremely awesome, jika kalian minta pendapat saya :P
Namun sayangnya, kami tidak bisa sebus dengan teman-teman sekelas, seperti waktu sekolah menengah pertama dulu. Tak masalah, yang penting kita bisa bertemu lagi ^^
            Pada hari Rabu, tepatnya pukul 05.00 WITA (Waktu Indonesia Tengah, GMT +8), kami semua sampai di Pelabuhan Gilimanuk. Kami langsung mencari bus masing-masing, lalu melanjutkan perjalanan menuju RM Bidadari.
Acara selanjutnya, kami mengunjungi tanah lot. Kami semua langsung disambut oleh teriknya sinar matahari yang terasa hangat di kulit (bagi yang tidak ingin terbakar, jangan lupa pakai sunblock :p).
Tanah Lot

            Birunya warna air laut sangat kontras dengan warna biru langit. Cuaca cerah, angin sepoi-sepoi, dan juga deburan ombak yang menghantam karang merupakan pemandangan yang sangat indah. Waktu kunjungan kami ke Tanah Lot sudah habis. Kami lalu melanjutkan ke Museum Bajra Sandi.
            Museum ini memiliki tiga tingkatan. Tingkatan pertama berisi lukisan pahlawan di masa penjajahan dahulu. Tingkat kedua berisi diorama Sejarah Bali. Sedangkan yang ketiga? Saya tidak tahu karena papan pengumuman yang ada di dasar tangga jelas-jelas melarang pengunjung yang sedang menstruasi untuk naik ke atas. 
Bajra Sandi

            Setelah berkeliling dan juga mengambil foto, kami semua melanjutkan perjalanan menuju Kertalangu untuk makan siang, dan dilanjutkan ke Desa Adat Panglipur.
Di Desa Adat Panglipur

            Desa Adat Panglipur merupakan destinasi terakhir kami di hari kedua ini. Kami selanjutnya meneruskan perjalanan ke Hotel Made Bali. Kami lelah sekali, dan berkali-kali tertidur saat perjalanan (karena macet). Kami mengistirahatkan tubuh sejenak, membeli makanan ringan untuk bekal perjalanan selanjutnya (ada juga yang dimakan saat itu juga), lalu bermain ke kamar teman (tentu saja kamar anak perempuan). Saya sekamar bertiga dengan kedua teman saya-Istiq dan Maran. Kami mendapat kamar 114 yang (untungnya) berada di lantai dasar. Jadi, kami dapat dengan mudah membawa koper serta bawaan kami yang lainnya.
            Setelah memulihkan energi, kami semua bangun pagi-pagi sekali, mandi, menonton berita (sayang sekali saya tidak sempat menonton pertandingan antara FC Bayern Muenchen dan Juventus. Saya mendukung Die Roten, tentu saja.  Maaf! Habis saya capek sekali).
            Kami semua hari ini memakai seragam identitas sekolah kami, batik berwarna hitam-putih dengan bawahan hitam. Rencana pagi ini, kami akan mengunjungi Unit Pengolahan Limbah Suwung.

               Setelah berkunjung ke unit pengolahan limbah ini, tujuan kami selanjutnya adalah Tanjung Benoa. Di sana, ada berbagai macam permainan air seperti banana boat, flying fish, dan lain sebagainya. Saya dan teman-teman saya memilih untuk berkunjung ke Pulau Penyu. Kami semua dikenai biaya tambahan perorangnya sebesar Rp 45.000,00. Tetapi sebelumnya, kami harus mendaftar dulu. (Keterangan tambahan J tiap-tiap kelompok yang mau menyeberang maksimal harus sepuluh orang. Yah, kalau kalian bisa membaca pikiranku, kalian akan tahu kenapa…)
            Deburan ombak yang keras menghantam sisi perahu kami. Itu tidak membuat kami takut. Itu justru membuat kami menjerit kegirangan. Air laut yang asing menyiprati rambutku, membuatnya semakin tidak awesome dipandang :p
            Oke, sebelum masuk ke dalam pulau, kami dikenai biaya tambahan sebesar Rp 5.000,00. Ada banyak fauna yang terdapat disini. Khususnya, tentu saja penyu. Mereka semua manis sekali :D. Di dalam Kolam Penyu, ternyata juga ada ikan yang suka memakan sel-sel kulit mati kita (saya lupa namanya apa :p)
            Selain penyu, ada juga fauna lainnya, seperti elang, burung rangkong, ular, kelelawar, dan juga biawak. Tak lama setelah kunjungan ini, kami semua kembali lagi ke Tanjung Benoa.
            Destinasi selanjutnya: Garuda Wisnu Kencana (GWK). Titik-titik air hujan mulai berjatuhan, langsung saja saya dan teman-teman mencari tempat berteduh terdekat. Setidaknya, kami semua tidak basah kuyup. 

            Kami lalu berangkat menuju Jogger. Keenam bus kami parkir di sentral parkir, sementara kami semua diangkut menuju lokasi menggunakan komotra. (Jangan hilangkan tiketmu. Saya serius…)
           Sisanya, kami tinggal jalan sedikit, dan sampailah di Jogger. Kami hanya diberi waktu sebentar untuk berbelanja. Ditambah jumlah pengunjung yang banyak, rasanya jadi mustahil sekali untuk bisa berpikir jernih dan memilih barang yang tepat. Tapi, alhamdulillah, saya mendapatkan barang-barang yang cocok untuk keluarga saya J
            Sayang sekali! Hari ini kami batal mengunjungi Pantai Kuta. Banyak sekali anak-anak yang bertampang masam hari itu (peace, sist and bro! Just kidding :p).
            Sekarang hari Jumat (sebelumnya maaf sekali kalau waktunya agak tertukar-saya agak lupa, sih :p T_T. Tidak sinkron dengan judulnya sama sekali…). Kami check out, sarapan (beberapa siswa nampaknya masih dalam mood yang tidak bagus), dan pergi lagi…kali ini menuju Pasar Seni Sukowati.
            Sebelum belanja, kami disarankan untuk menawar barang seharga sepertiga dari harga awal. Tapi jangan terlalu rendah juga. Dan, jangan sampai batal membeli. Ada beragam barang yang dijual di pasar ini, mulai dari pie susu, kacang ove, kacang bali, kacang disko, salak bali, lukisan, patung, sandal, pakaian, tas, aksesoris, dan lainnya. Walhasil, kompartemen bagian atas tempat duduk kami penuh dengan oleh-oleh.
             Ternyata, berbelanja melelahkan juga, ya…hahaha
             Kami mengunjungi Pantai Sanur. Agak terlambat dari jadwal, sebenarnya.
       Selanjutnya, kami menuju Bedugul. Untuk mengunjungi danau-nya yang terkenal, tentu. Sayangnya gerimis lagi…
            Kami makan siang sejenak disana, lalu berfoto bersama kelas kami. Tak lupa, kelas saya yang dulu, XE, juga mengadakan foto bersama. Saya salut sekali dengan kekompakan XEummungudh ini >///<. Kita memang lebih dari teman, dan benar-benar seperti saudara :)
      Tempat terakhir di Pulau Bali yang kami kunjungi adalah Pelabuhan Gilimanuk. Saya benar-benar paranoid sekali saat itu. Terima kasih untuk teman-teman saya: Istiq, Maran, Ifa, dan Maya yang telah berbaik hati mau menemani saya ^^
           Karena tidak bisa duduk tenang, akhirnya saya berdiri sambil memandang laut. Saya dan Maya bercerita seru tentang Avatar: Legend of Korra, mulai dari jati dirinya, jalannya cerita, dan elemen yang ingin kami kendalikan (andai saja bisa, pasti seru sekali ^^). Tak terasa, kami sudah sampai Pulau Jawa lagi.
            Sekian perjalanan saya. Mohon maaf apabila terdapat kesalahan yang tidak disengaja. Mohon memberikan komentar anda. Terima kasih/Muchas Gracias/Merci Beaucoup/Vielen Dank!
           
 

Starry Nights' Thoughts Template by Ipietoon Cute Blog Design